

Silakan pilih latihan tes CPNS yang ingin sobat kerjakan:


Hasil pengolahan tes kompetensi dasar (TKD) ujian CPNS baru 2012 ternyata dari 166.080 peserta ujian hanya ada 44.216 peserta yang lolos passing grade. Meskipun yang lolos passing grade tadi di atas kuota lowongan yang tersedia, tetapi hasil rekapitulasi menyebutkan ada 1.848 kursi CPNS baru yang tidak terisi.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar, Rabu (17/10) mengatakan, sejatinya formasi lowongan CPNS baru untuk instansi pusat dan daerah berjumlah 11.669 kursi. Dengan jumlah lowongan ini, maka terlihat jelas jika jumlah pelamar yang lolos passing grade jauh melebih kursi lowongan yang ditetapkan.

Pelanggaran Pegawai Negeri Sipil Kian Memprihatinkan. Banyaknya pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) yang diperiksa Panwaslu karena diduga mendukung kandidat gubernur dan wakil gubernur menjadi bukti masih lemahnya mental oknum abdi negara ini. PNS selaku aparat pemerintah seharusnya hanya fokus pada pelayanan masyarakat, bukan malah terlibat kegiatan politik praktis. Hingga kemarin, pejabat di Sulsel yang diproses Panwaslu karena diduga mendukung kandidat tertentu terus bertambah. Pekan lalu, Panwaslu Sulsel memeriksa tiga oknum pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel yang diduga terlibat saat pendaftaran pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) di KPU.
Sebelumnya, Panwaslu Makassar juga memeriksa dua lurah yang dilaporkan terlibat pada deklarasi pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA). Kemarin, giliran Panwaslu Lutra memeriksa dua kepala dinas karena diduga menghadiri acara peresmian posko pasangan Sayang di Masamba baru-baru ini. Satu kepala dinas lainnya diperiksa karena memasang stiker Sayang pada kendaraan pribadinya.
Selain itu, Panwaslu Makassar juga akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Makassar Mahmud BM karena diduga menghadiri sosialisasi pasangan IA di Bulukumba belum lama ini. Pekan lalu, Panwaslu Takalar juga memeriksa Asisten IV Pemkot Makassar Sittiara atas tudingan menghadiri kampanye kandidat bupati di Takalar.
Pengamat politik dan pemerintahan dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Makassar, Muhammad Idris menilai,keterlibatan PNS dan pejabat sudah mengancam jalannya kinerja pemerintahan, apalagi mereka yang diperiksa itu umumnya pejabat eselon II yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi bawahannya. “Kalau masih saja seperti ini penanganannya, itu sudah sangat membahayakan jalannya roda pemerintahan.
Seharusnya masalah ini ditangani langsung Pemerintah Pusat karena kita tidakbisalagihanya mengandalkan Panwaslu,”ujar Idris. Menurut Idris,pelanggaran PNS terjadi karena selama ini mereka terkesan dibiarkan oleh Panwaslu maupun atasan PNS di pemerintahan. “Kita jangan berlindung bahwa belum ada calon resmi. Di aturan itu jelas menyebutkan bahwa PNS dilarang berpolitik praktis. Ini tidak bisa dibiarkan.
Harus ada langkah konkret karena merusak tatanan demokrasi,”ujar dia. Idris juga menilai kandidat yang juga menjabat kepala daerah tidak mempunyai iktikad baik dalam menindak bawahannya yang terlibat dukung mendukung kandidat.Padahal, sebagai kepala daerah seharusnya mereka memberikan contoh dan bertindak tegas jika ada bawahan yang terbukti berpolitik praktis.
Pengamat politik dari Unhas,Aswar Hasan menegaskan, Panwaslu harus mampu memberikan hukuman yang bisa menimbulkan efek jera terhadap setiap pelanggaran. Di samping itu, masyarakat juga harus aktif melaporkan setiap dugaan pelanggaran. “Politisasi aparatur birokrasi adalah gaya Orde Baru.Birokrasi adalah aparatur negara yang hanya boleh loyal kepada pimpinan dalam konteks penyelenggaraan negara dan pemerintahan, bukan dalam konteks politik,”papar Aswar.
Anggota Panwaslu Sulsel, Anwar Ilyas, membenarkan jika selama satu bulan terakhir pihaknya disibukkan dengan pengusutan keterlibatan pejabat atau PNS dalam politik ini. “Khusus Kadis Pendidikan Makassar itu akan kita tangani juga.Sudah ada saksi yang kita mintai keterangannya. Dalam waktu dekat, kita kemungkinan layangkan surat panggilan untuk dimintai klarifikasinya,” ujar Anwar.
Selain kasus di atas, Panwaslu juga menyelidiki kasus pembagian paket makanan kepada jamaah calon haji yang dikaitkan dengan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel Gazali Suyuti. Selain itu, di Luwu Timur, seorang oknum Sekretaris Desa kedapatan membagikan stiker pasangan Sayang kepada warga. Dari sejumlah kasus yang menumpuk di meja Panwaslu itu,hanya satu yang sudah mendapat rekomendasi, yakni keterlibatan dua lurah di Makassar. Lainnya, masih dilakukan penyelidikan, termasuk tiga pejabat pemprov.
Anwar beralasan, pihaknya belum menggelar pleno untuk menentukan apakah pejabat pemprov melanggar atau tidak karena dia masih mendalami sekaligus meminta klarifikasi sejumlah pejabat dan PNS yang dilaporkan.“Khusus pejabat Pemprov, memang kita belum plenokan karena kita masih harus memeriksa salah satu pejabat lagi,”ujar Anwar. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Firdaus Muhammad, menambahkan, keterlibatan para pejabat dan PNS merupakan pelanggaran yang harus ditindak sesegera mungkin. Jika tidak ada rekomendasi sanksi dari sekarang, itu akan menjadi cermin buruk bagi proses demokrasi di Sulsel.
View the original article here
» SelengkapnyaPara peserta tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, kecewa. Mereka menghadapi ketidakpastian, karena hasil tes belum diumumkan dan menunggu tanpa kejelasan waktu. Peserta tes yang melamar untuk posisi dokter gigi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, Irene Agatha, di Palangkaraya, Kalteng. menjelaskan, ia sudah menunggu hasil tes hampir satu bulan namun belum diumumkan.
Para peserta sempat diberi tahu bahwa hasil tes diumumkan pada 19 September 2012. Namun, tutur Irena, pengumuman itu diundur tanpa kejelasan hingga hari ini. Belum diketahui pula, kapan hasil tes akan diumumkan. Kecewa, tapi mau bagaimana lagi. “Sudah pasrah. Tak tahu kapan hasil tes keluar. Saya harap, hasil tes bisa segera diu mumkan,” tutur warga Jalan Tunjung Nyaho, Palangkaraya itu.
Dewantary (24), warga Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, yang melamar untuk pegawai kebidanan D3, Dinkes Kalteng menjelaskan, berdasarkan pengecekan di internet, ia mendapatkan pemberitahuan bahwa hasil tes akan diumumkan pada 10 Oktober 2012. Namun, ia pesimistis. “Saya tetap tidak yakin soal tanggal itu. Soalnya, sudah pernah diundur. Jadi, belum pasti juga. Kalau nanti ternyata diundur lagi, saya berhenti berharap,” ujarnya.
Dewantary berniat mencari pekerjaan lain, jika sampai tanggal itu ketidakpastian tetap terjadi. “Saya jengkel. Pemerintah memberi harapan. Ditunggu-tunggu juga tak pasti. Saya punya teman yang ikut tes juga di Semarang, Jawa Tengah. Ia pun mengalami masalah yang sama,” katanya.
View the original article here
» Selengkapnya

“Sebelum ada kepastian dari pemerintah, jangan mudah terjebak dan terpancing pada isu yang berkembang liar seperti soal gaji baru dan pensiun bagi PNS,” kata Walikota dalam sambutannya pada kegiatan sosialisasi persiapan pegawai menjelang pensiun TMT 2014 di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Barat.Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Barat itu diikuti 383 karyawan PNS dilingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Barat berlangsung di gedung Blok B kantor Walikota di Jalan Kembangan Raya.
Walikota mengatakan yang penting apapun yang terjadi kita tetap menjalankan tugas dengan baik selama kita masih menjadai PNS
“Saat dipakai kita siap dipakai dan pada saat berhenti kita juga telah siap,” ujarnya.
Walikota mengatakan peran keluarga terhadap PNS sangat besar artinya, banyak prestasi yang bisa dicapai oleh seorang PNS berkat dukungan dan pengertian anggota keluarganya. Semua pengabdian kita sebagai PNS hendaknya diniati sebagai ibadah.
“Kita songsong hari tua kita dengan bersih tak tersandung dengan masalah hukum,” kata Burhanuddin.
Lanjut Burhanuddin, menghadapi pensiun kita perlu persiapan mental dan tetap berusaha agar tidak menjadi beban orang lain. Perlu mempunyai pemikiran yang sederhana dalam mempersiapkan menghadapi pensiun dalam mengelola gaji atau uang pensiun yang kita terima.
Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner
View the original article here
» SelengkapnyaPENGUMUMAN KELULUSAN
View the original article here
» Selengkapnya
Enter your OpenID URL
http://
Proceed
Enter your WordPress.com blog URL
http://.wordpress.com
Proceed